Tempat Berbagi Ilmu dan Pengalaman Pustaka Bahasa: Taburan Kedengkian

Sabtu, 09 Januari 2010

Taburan Kedengkian

Wahai pemilik hati yang bertabur dengki
Yang selalu menyemburkan hawa panas perselisihan
Yang selalu keruh oleh noda kebencian
Sampai kapan ‘kan terus menabuh genderang permusuhan
Sampai kapan kan terus membunyikan sirine kebencian



Haruskah dendam berbalut kebencian
terus menjadi hiasan maut hati
kapankah taburan dengki itu
berganti singgasana bertahtakan cinta

kini...
hidup penuh cinta kasih
hanyalah sebuah mimpi belaka
dunia t’lah diwarnai carut-marut permusuhan
ungkapan kedengkian trus meluncur bagai peluru
hujan kedengkian tlah mengguyur permukaan hati
bukan segar menyejukkan yang didapat namun..
lahar panas perselisihan yang membara

bangunlah dari tidur panjang
buka mata tuk melihat cahaya
bangun dan buatlah
sebuah jembatan cinta
yang kan menyatukan hati-hati bertabur dengki
rasa cinta kan terus bersemi didalam hati
yang takkan pernah layu
takkan membuat hati pilu

bentangkan jembatan cinta
singkirkan awan panas kedengkian
pudarkan lahar panas permusuhan
dengan angin lembut cinta kasih
yang membumbung ke angkasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar